Malam

Senja yang hilang bersamamu diujung gulita
Lelap hari lepas waktu
Waktu yang sudah-sudah
Yang kuningnya sandar lelah penyamun asa
Aku manja buatmu iba

Advertisements

Berduka

Mungkinkah aku hanya menyimpanmu sebagai luka? Sebab tuan sudah bersama nona manis itu. Benarkah tuan, dunia ini hanya inginkan ku menyerah? Sebab tiada lagi yang harus kupertahankan. Bagaimana jika aku masih saja pada tempat yang sama? Sebab, aku masih penuh dengan penyangkalan.

Tuan, aku masih berduka.

Pada taman kota yang cerah,

Aku tiada tergugah

Untuk beranjak.

Sebab tuan, aku masih berduka.