sulit

Segelintir rindu, perawan malu-malu jatuhkan diri dari angkuhnya pagi
Kapan siap akan berpulang
Kurang peduli jika karam
Tahu-tahu sudah pagi

Sisa semalam cuma kita rasa, ampun-ampun kataku kelelahan
Sisa pesta kemarin juga masih lekat
Sisa rangkul perpisahan harumnya begitu lengket
Aku tolak sedu sedan
Tolak juga tiada asa

Advertisements

Rindu Kata-kata

Sialan!
Malam ini aku merindu
Padahal jelas sekali aku bosan
Tapi rasanya beda
Entah mengapa

Sosoknya tak pernah kutemui
Hanya berlindung pada kata-kata
layar kaca
Tapi kenapa
aku bisa rindu?

Rasanya terpacu untuk merindu
Dalam malam yang malu-mau
Tapi aku mau
Aku rindu

Pergi

Membaur aku bersama malam
Juga bersama udara sisa hujan seharian
Tiba-tiba aku ingin pergi
Ke stasiun
Pagi-pagi.

Lalu aku pergi ke stasiun pagi-pagi
Balapan dengan matahari juga kepakkan burung gereja
Ku beli tiket untuk seorang

Dan berangkatlah aku
Menuju tempat yang tiada ku rencanakan.
Membaur bersama malam
Juga bersama sisa hujan seharian

Tiba-tiba aku ingin pergi
Tetapi
roda
masih berputar

Dan aku tiada mungkin pergi
lagi.