Tenang Saja

Jangan lupa aku masih ada
Sedang rupaku kau tiadakan
Tidak apa, sayang
Toh bulan tak pernah rewel meski hanya setengah

Aku tak mengapa
Tahu aku, kau memang sudah lupa
Tapi aku tetap tak mengapa
Tenang saja!

Ingat ya, tetap saja kau tidak bisa
Kau bukan lupa
Tapi aku yang hampa
Tepis kesal tetap bebal

Advertisements

Rindu Kata-kata

Sialan!
Malam ini aku merindu
Padahal jelas sekali aku bosan
Tapi rasanya beda
Entah mengapa

Sosoknya tak pernah kutemui
Hanya berlindung pada kata-kata
layar kaca
Tapi kenapa
aku bisa rindu?

Rasanya terpacu untuk merindu
Dalam malam yang malu-mau
Tapi aku mau
Aku rindu

Pergi

Membaur aku bersama malam
Juga bersama udara sisa hujan seharian
Tiba-tiba aku ingin pergi
Ke stasiun
Pagi-pagi.

Lalu aku pergi ke stasiun pagi-pagi
Balapan dengan matahari juga kepakkan burung gereja
Ku beli tiket untuk seorang

Dan berangkatlah aku
Menuju tempat yang tiada ku rencanakan.
Membaur bersama malam
Juga bersama sisa hujan seharian

Tiba-tiba aku ingin pergi
Tetapi
roda
masih berputar

Dan aku tiada mungkin pergi
lagi.